Translate

Mukaddimah

Assalaamu'alaikum wr wb.

Selamat datang di blog "Kantor Advokat/Hukum "Drs M Harun, SH & Rekan". Semoga ada kesan indah yang akan Anda dapatkan di blog ini. Aamiin!

Atas perhatian Anda, kami ucapkan banyak terima kasih.

Salam hormat kami,
Kantor Advokat/Hukum "Drs M Harun, SH dan Rekan"
Ringroad Selatan Ds Gonjen RT 05 No. 34
Tamantirto Kasihan Bantul DIY 55183 HP 0895 3093 9061 Email : harunmhmmd@gmail.com

Kamis, 07 Juni 2012

My uderstanding of the Qur'an (2)

al-Qur'an Surah 1 Verse 1 also implies that Allah is a god who has a character like bestows His favors and blessings are abundant and sustainable. Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia said that if one Arab hear people characterize God with Ar-Rahman (Most Gracious), it is understood by him that Allah has bestowed His favors and gifts with numerous and plentiful. But that the abundance of blessings and grace that many have it fixed, not broken can not be understood from lafadz Ar-Rahman (Most Gracious) that's all. Therefore it is necessary followed by Ar-Rahim (Most Merciful), so that people take the notion that an abundance of blessings and grace and mercy of God that there is no unfailing.

In the Indonesian Language:

al-Qur'an Surah 1 Ayat 1 juga mengandung arti bahwa Allah adalah tuhan yang memiliki karakter suka melimpahkan nikmat dan karunia-Nya secara berlimpah dan berkelanjutan. Departemen Agama RI mengatakan bahwa bila seseorang Arab mendengar orang mensifati Allah dengan Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih), maka dipahami olehnya bahwa Allah itu telah melimpahkan nikmat dan karunia-Nya dengan banyak dan berlimpah-limpah. Tetapi bahwa limpahan nikmat dan karunia yang banyak itu tetap, tidak putus-putus tidak dapat dipahami dari lafaz Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih) itu saja. Karena itu perlulah diikuti dengan Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang), supaya orang mengambil pengertian bahwa limpahan nikmat dan karunia serta kemurahan Allah itu tidak ada putus-putusnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar