Translate

Mukaddimah

Assalaamu'alaikum wr wb.

Selamat datang di blog "Kantor Advokat/Hukum "Drs M Harun, SH & Rekan". Semoga ada kesan indah yang akan Anda dapatkan di blog ini. Aamiin!

Atas perhatian Anda, kami ucapkan banyak terima kasih.

Salam hormat kami,
Kantor Advokat/Hukum "Drs M Harun, SH dan Rekan"
Ringroad Selatan Ds Gonjen RT 05 No. 34
Tamantirto Kasihan Bantul DIY 55183 HP 0895 3093 9061 Email : harunmhmmd@gmail.com

Sabtu, 09 Juni 2012

My understanding of the Qur'an (7)

al-Qur'an Surah 1 Ayat 5: "Only to You we worship, and only to you we ask for help." This means, God taught His servants that He is worthy to be worshiped and asked for help, for He is Most Gracious, Most Merciful, the Lord of the worlds (God is managing the entire nature), and Lord on the Day of Judgment. And in the worship and begging for help that should together with other. Should not say "I worship", but "We worship".

In the Indonesian Language:

al-Qur'an Surah 1 Ayat 5: "Hanya kepada Engkau kami menyembah, dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan." Ini berarti, Allah mengajarkan kepada hamba-Nya bahwa hanya Dia yang layak untuk disembah dan dimintai pertolongan, karena Dia bersifat Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Tuhan seluruh alam (Tuhan yang mengelola seluruh alam), dan Penguasa pada Hari Pembalasan. Dan di dalam menyembah dan memohon pertolongan itu selayaknya bersama dengan yang lain. Selayaknya tidak mengatakan "saya menyembah", tapi "kami menyembah". 

Jumat, 08 Juni 2012

My understanding of the Qur'an (6)

al-Qur'an Surah 1 Verse 4: "The control of the Day of Judgment." Means that Allah (God) tells us that the days in this world are the days of His servants to do the choices that have consequences for the account thereof in the Day of Judgment. That on the Day of Judgment, God will use His power is based on the nature of the Most Gracious, Most Merciful Him.

In the Indonesian Language:

al-Qur'an Surah 1 Ayat 4: "Yang menguasai Hari Pembalasan." Berarti Allah (Tuhan) memberitahukan bahwa Hari-hari di Dunia ini adalah hari-hari hamba-Nya untuk berbuat atas pilihannya yang memiliki konsekuensi untuk dipertanggungjawabkannya pada Hari Pembalasan. Bahwa pada Hari Pembalasan, Allah akan menggunakan kekuasaan-Nya berdasarkan sifat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang-Nya.

My understanding of the Qur'an (5)



al-Qur'an Surah 1 Verse 3: "Most Gracious, Most Merciful". This verse is a repetition of verse 1. That is, Allah (God) affirms that He is Most Gracious, Most Merciful in addition he is Lord of All Worlds, as mentioned in Verse 2, so that His slaves will feel comfortable of His power against all nature, and to understand that His power is power is based on the nature of his Most Gracious, Most Merciful.
In the Indonesian Language:

al-Qur'an Surah 1 Ayat 3: "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang". Ayat ini merupakan pengulangan dari Ayat 1. Artinya, Allah (Tuhan) menegaskan bahwa Ia bersifat Maha Pemurah lagi Maha Penyayang di samping Ia adalah Tuhan Seluruh Alam sebagaimana disebutkan dalam ayat 2, agar hamba-Nya merasa nyaman akan kekuasaan-Nya terhadap seluruh alam, dan agar memahami bahwa kekuasaan-Nya adalah kekuasaan yang dilandasi oleh sifat-Nya Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kamis, 07 Juni 2012

My understanding of the Qur'an (04)

al-Qur'an Surah 1 Verse 1, "Praise be to Allah, Lord of the Worlds." implies that: 1. God teaches His servants that no one else is worthy of praise addressed to other than Allah; 2. all praise is proper only to God, because God is Lord of all nature; 3. God is the creating, driving, and who controls the whole of nature, including both natural objects, natural vegetation, animal nature, human nature, or supernatural nature, no matter how small and detailed as the particulars; 4. Is an act of futility and play for his servant, though in their hearts, praised himself or others besides Allah; 5. that the only God worthy of proud, because he is the god of all nature.





In the Indonesian of Language:


































































 








al-Qur'an Surah 1 Ayat 1, "Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam." mengandung arti bahwa: 1. Allah mengajarkan kepada hamba-Nya bahwa tidak ada suatu  pujian pun yang layak ditujukan untuk selain Allah; 2. sudah selayaknya segala puji hanya untuk Allah saja, karena Allah adalah Tuhan seluruh alam; 3. Allah adalah yang menciptakan, yang menggerakkan, dan yang mengendalikan seluruh alam, meliputi baik alam benda, alam tumbuh-tumbuhan, alam hewan, alam manusia, maupun alam ghaib, sekecil apapun dan sedetail-detailnya; 4. Adalah suatu kesia-siaan dan perbuatan main-main bagi hamba-Nya, walau di dalam hatinya, memuji dirinya sendiri atau yang lainnya selain Allah; 5. bahwa yang layak sombong hanya Allah saja, karena Ia adalah tuhan seluruh alam.

My understanding of the Qur'an (3)


al-Qur'an Surah 1 Verse 1 also means that Allah (God) teaches his servant, with his name as the Most Gracious, Most Merciful, the belief that He (God) will bestow His mercy on him.

In the Indonesian of Language:

al-Qur'an Surah 1 Ayat 1 juga mengandung arti bahwa Allah (Tuhan) mengajarkan agar hamba-Nya, dengan menyebut nama-Nya sebagai Yang Maha Pengasih Maha Penyayang itu, berkeyakinan bahwa Ia (God) akan melimpahkan kasih sayang-Nya kepada dirinya.

My uderstanding of the Qur'an (2)

al-Qur'an Surah 1 Verse 1 also implies that Allah is a god who has a character like bestows His favors and blessings are abundant and sustainable. Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia said that if one Arab hear people characterize God with Ar-Rahman (Most Gracious), it is understood by him that Allah has bestowed His favors and gifts with numerous and plentiful. But that the abundance of blessings and grace that many have it fixed, not broken can not be understood from lafadz Ar-Rahman (Most Gracious) that's all. Therefore it is necessary followed by Ar-Rahim (Most Merciful), so that people take the notion that an abundance of blessings and grace and mercy of God that there is no unfailing.

In the Indonesian Language:

al-Qur'an Surah 1 Ayat 1 juga mengandung arti bahwa Allah adalah tuhan yang memiliki karakter suka melimpahkan nikmat dan karunia-Nya secara berlimpah dan berkelanjutan. Departemen Agama RI mengatakan bahwa bila seseorang Arab mendengar orang mensifati Allah dengan Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih), maka dipahami olehnya bahwa Allah itu telah melimpahkan nikmat dan karunia-Nya dengan banyak dan berlimpah-limpah. Tetapi bahwa limpahan nikmat dan karunia yang banyak itu tetap, tidak putus-putus tidak dapat dipahami dari lafaz Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih) itu saja. Karena itu perlulah diikuti dengan Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang), supaya orang mengambil pengertian bahwa limpahan nikmat dan karunia serta kemurahan Allah itu tidak ada putus-putusnya.

Rabu, 06 Juni 2012

My understanding of the Qur'an (1)

al-Qur'an Surah 1 Verse 1, "In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful." means: 1. Allah teaches us to mention his name; 2. Allah named the Most Gracious, the Most Merciful; 3. Allah has the character of the Most Gracious, Most Merciful.

In the Indonesian language:

al-Qur'an Surah 1 Ayat 1, "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang." mengandung arti: 1. Allah mengajarkan kita untuk menyebut nama-Nya; 2. Allah bernama  Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang; 3. Allah memiliki karakter yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.